Lebih Baik Memaafkan

AKU………Layaknya seorang anak  (6 tahun) disuruh mandi sore, menolak, lari keluar dan main lagi.

Ada anak sebaya dari jauh melempariku  dengan batu. Satu, dua, tiga … tidak kena.

Aku ambil batu, kalkulasi jarak, berat batu, dan sudut lempar.

Execute!

Batu melayang, trajectory bagus, … takkk!

Hening sebentar … WuaAA!!

Ayahnya marah, ayahku marah, saya dihukum keras.

Motto:

MESKIPUN BERHAK MEMBALAS, LEBIH BAIK MEMAAFKAN.

———————————————————————————————————————

 Aku disuruh mendatangi anak itu dengan sebotol obat merah, dan mengulasi dahinya dengan sejumput kapas yang sudah ku basahi dengan obat merah.

Aku sedih sekali, tapi sedikit bergembira melihat betapa tepatnya titik perkenaan batu yang ku lemparkan tadi.
Meskipun aku puas bisa membalasnya dengan tepat sasaran tetapi aku sedih karena harus melibatkan banyak orang dalam masalahku ini, yang membuat semuanya menjadi lebih rumit. Satu pelajaran baru bagiku : SALING MEMAAFKANLAH KEPADA SESAMA KARENA MEMAAFKAN ADALAH HAL YANG MULIA. DENGAN MEMAAFKAN KITA BELAJAR MENGENAI KESABARAN DAN KELAPANGAN HATI.

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: